TIMES BLORA, JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengatakan pembagian daerah kerja (daker) bagi petugas haji yang tergabung dalam Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi (PPIH Arab Saudi) sudah tertata dengan baik.
Hal tersebut disampaikan Menhaj Mochamad Irfan Yusuf didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Sekjen Kemenhaj) Teguh Dwi Nugroho saat meninjau diklat PPIH Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta pada Senin (26/1/2026).
“Insya Allah, seluruh wilayah telah tertata. Mudah-mudahan persiapan yang cukup panjang ini dapat menghasilkan capaian yang lebih baik,” ucap Menhaj Mochamad Irfan Yusuf usai memberikan arahan kepada petugas haji daker Madinah.
Menurut pria yang akrab disapa Gus Irfan, petugas haji yang sudah terbagi menjadi 3 daker yaitu daker Bandara, Madinah dan Mekah akan menjadi perpanjangan tangan negara dan pemerintah dalam melayani 221 ribu jemaah haji Indonesia.
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf berikan arahan kepada peserta Diklat PPIH Arab Saudi Daker Madinah. (FOTO: Fahmi/TI)
“Saya juga telah melihat pembagian pola kerja serta pengaturan konsumsi, semuanya sudah dipersiapkan. InsyaAllah, dengan persiapan yang lebih matang seperti sekarang ini, kita akan memperoleh hasil yang lebih baik,” ujar Gus Irfan.
Gus Irfan mengungkapkan, setelah pembagian daker ini, keberhasilan petugas haji sangat berpengaruh terhadap keberhasilan Kemenhaj itu sendiri dan hal ini sejalan dengan keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Keberhasilan mereka akan sangat berpengaruh langsung terhadap keberhasilan Kementerian itu sendiri. Keberhasilan Kementerian tentu juga berdampak pada keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo secara keseluruhan. Oleh karena itu, kita pastikan semua berjalan dengan sebaik-baiknya,” tandas Menhaj Mochamad Irfan Yusuf. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Menhaj Ungkap Pembagian Daker Sudah Tertata dengan Baik
| Pewarta | : Ahmad Nuril Fahmi |
| Editor | : Imadudin Muhammad |