Dari Boring Jadi Ketagihan, Campus Journalism IJTI Bikin Siswa SMKN 1 Purwodadi Antusias
Pelatihan Campus Journalism oleh IJTI Korda Muria Raya. (Foto: Istimewa)

Dari Boring Jadi Ketagihan, Campus Journalism IJTI Bikin Siswa SMKN 1 Purwodadi Antusias

Pelatihan Campus Journalism IJTI Muria Raya membekali siswa SMKN 1 Purwodadi dengan keterampilan jurnalistik, multimedia, verifikasi fakta, dan pembuatan berita.

TIMES Blora,Rabu 12 Agustus 2026, 21:34 WIB
233
A
Ahmad Rengga Wahana Putra [MG-301]

GROBOGANKetika sebuah peristiwa terjadi di sekitar mereka, para siswa SMKN 1 Purwodadi kini punya pengalaman baru untuk mengubahnya menjadi sebuah berita. 

Pengalaman itu mereka dapat setelah mengikuti pelatihan Campus Journalism yang digelar Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Muria Raya di sekolah setempat, Rabu (12/8/2026).

Puluhan siswa mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Mereka tidak hanya duduk mendengarkan materi, tetapi juga diajak merasakan langsung proses kerja jurnalistik, mulai dari mencari bahan berita, menyusun naskah, mengambil gambar, hingga melakukan editing.

Bagi Ahmad Luthfi Izzamudin, kegiatan tersebut justru memberikan pengalaman yang berbeda dari bayangannya. Sempat mengira pelatihan akan membosankan, siswa tersebut akhirnya tertarik setelah mengikuti berbagai materi dan praktik.

"Awalnya saya itu kayak boring, terus saya jadi suka. Tadi yang paling menarik itu pembuatan berita," kata Ahmad.

Menurut Ahmad, proses mencari bahan berita menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan. Ia harus berkeliling untuk menemukan informasi yang kemudian diolah menjadi sebuah berita.

Pengalaman lain yang membuatnya tegang adalah ketika memasuki tahap editing. Waktu yang diberikan hanya dua menit, sehingga ia harus bekerja cepat untuk menyelesaikan tugas.

"Yang agak deg-degan waktu pengeditan. Jujur saja waktu pengeditan itu tadi hanya dua menit, alhamdulillah berjalan dengan lancar," ujarnya.

Setelah mengikuti pelatihan, Ahmad mengaku tertarik mencoba membuat berita ketika menemukan sebuah peristiwa di lingkungan sekitarnya.

"Harapannya saya menjadi lebih baik lagi. Kalau ada kejadian mungkin saya buat berita," katanya.

Tak hanya keterampilan jurnalistik, para peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membedakan informasi fakta dan hoaks.

Bagi Ahmad, materi tersebut membuatnya lebih sadar bahwa informasi tidak boleh langsung dipercaya maupun disebarkan tanpa memastikan kebenarannya.

"Kalau hoaks itu tidak asli, informasinya tidak ada, tidak memiliki kejelasan. Kalau yang asli ada datanya, ada faktanya dan ada kejadiannya," jelasnya.

Peserta lainnya, Queen Asteres Yustin Mawar Daniela, juga merasakan manfaat dari pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang menghadirkan praktisi jurnalistik secara langsung memberikan pengalaman yang selama ini belum banyak mereka dapatkan.

"Jadi yang pertama diajarkan dasar-dasar membuat berita, lalu membedakan mana yang fakta dan yang hoaks, lalu ada teknik-teknik pengambilan gambar dan editing dan juga banyak hal lagi," ungkap Queen.

Ia menilai keterampilan yang diberikan dalam pelatihan cukup relevan bagi siswa, terutama mereka yang akan mengikuti kompetisi di bidang multimedia dan jurnalistik.

"Ini sangat berguna untuk kami yang akan mengikuti lomba," ujarnya.

Karena merasa mendapatkan banyak ilmu baru, Queen berharap kegiatan serupa kembali digelar di sekolahnya.

"Mau, mau banget. Semoga IJTI mau mendatangi sekolah SMKN 1 Purwodadi untuk mengajari kami lagi," katanya.

Bidang Advokasi IJTI Muria Raya Andi Eko Prasetyo mengatakan, konsep pelatihan memang dibuat tidak sebatas penyampaian teori. Para siswa sengaja diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung tahapan produksi berita.

"Kami dari IJTI Muria Raya memberikan pelatihan terkait pembelajaran pengambilan gambar, bagaimana cara membuat naskah kepada teman-teman SMK yang kebetulan mengambil jurusan multimedia," jelas Andi.

Selain kemampuan teknis, IJTI juga memberikan edukasi mengenai penggunaan media sosial secara bijak. Para siswa diingatkan agar tidak mudah memproduksi ataupun membagikan informasi yang belum melalui proses verifikasi.

"Kita lebih memberikan pemahaman tentang sanksi hukumnya bagaimana ketika memberikan berita hoaks tersebut," ujarnya.

Andi menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-28 IJTI sekaligus bulan jurnalistik. Melalui pelatihan itu, IJTI ingin mengenalkan dunia jurnalistik kepada generasi muda sekaligus mendorong munculnya citizen journalism yang mampu menyampaikan informasi secara akurat.

"Adik-adik SMK ini bisa belajar menjadi citizen journalism, memasyarakatkan wartawan, serta mampu memberikan informasi yang baik dan benar kepada masyarakat terkait apa yang terjadi di lingkungan mereka masing-masing," katanya.

Pihak sekolah pun menyambut positif kegiatan tersebut. Guru SMKN 1 Purwodadi, Indah Indrawita, mengatakan siswa terlihat menikmati proses pembelajaran yang diberikan IJTI.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada IJTI karena telah memberikan ilmu ke anak didik saya. Dengan happy dan mereka bahagia, dan satu lagi bertambah juga keterampilan untuk hari ini," ujarnya.

Menurut Indah, pelatihan seperti ini penting untuk menambah pengalaman siswa, khususnya dalam mengembangkan kemampuan jurnalistik dan multimedia.

"Harapan kami, kita bisa melanjutkan kerja sama untuk memperluas lagi. Mereka dapat belajar lagi agar mereka menjadi profesional," katanya.

Pelatihan Campus Journalism IJTI Muria Raya akhirnya tidak hanya meninggalkan tambahan pengetahuan bagi para siswa. Praktik langsung membuat berita, mengambil gambar, dan melakukan editing justru memunculkan ketertarikan baru di kalangan peserta.

Dari yang semula mengira jurnalistik akan membosankan, sebagian siswa justru pulang dengan keinginan untuk kembali belajar dan mencoba membuat berita dari berbagai peristiwa yang mereka temui di lingkungan sekitar. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Ahmad Rengga Wahana Putra [MG-301]
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Blora, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.