Dana Transfer 2026 Menyusut, DPRD Blora Minta Pemkab Perkuat PAD
Kantor DPRD Kabupaten Blora. (Foto: Rengga/TIMES Indonesia)

Dana Transfer 2026 Menyusut, DPRD Blora Minta Pemkab Perkuat PAD

DPRD Blora minta langkah strategis hadapi tekanan fiskal 2026 akibat turunnya dana transfer. Dorong optimalisasi PAD, skala prioritas belanja, jaga layanan dasar, dan advokasi alokasi pusat.

TIMES Blora,Jumat 30 Januari 2026, 17:13 WIB
8.7K
A
Ahmad Rengga Wahana Putra [MG-301]

BLORATekanan fiskal membayangi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Blora tahun 2026 seiring turunnya dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi ini mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Blora (DPRD Blora) meminta pemerintah kabupaten segera menyiapkan langkah strategis agar pembangunan dan pelayanan publik tidak terganggu.

Ketua DPRD Blora, Mustofa, menegaskan penurunan dana transfer harus direspons dengan penguatan kebijakan fiskal daerah, terutama melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Penurunan dana transfer tersebut harus segera diantisipasi melalui penguatan kebijakan fiskal daerah. Langkah yang perlu dilakukan antara lain penataan ulang belanja, optimalisasi PAD, serta memastikan program pelayanan dasar masyarakat tetap berjalan,” ujar Mustofa di Blora, Jumat (30/1/2026).

Berdasarkan data APBD 2026, total pendapatan transfer ke daerah tercatat sebesar Rp1,58 triliun. Angka tersebut turun Rp362,29 miliar dibandingkan Perubahan APBD 2025 yang mencapai Rp1,94 triliun. 

Menurut Mustofa, penurunan ini berpotensi mempersempit ruang fiskal daerah dan berdampak pada pembiayaan pembangunan maupun pelayanan publik.

“Kalau ruang fiskal turun, dampaknya bisa ke mana-mana. Jangan sampai pelayanan publik ikut terganggu, terutama yang langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Ia menilai pemerintah daerah perlu menyusun skala prioritas belanja yang lebih ketat. Program-program strategis dan pelayanan dasar masyarakat harus tetap menjadi fokus utama meski kondisi fiskal mengalami tekanan.

Selain penguatan PAD, DPRD juga mendorong pemerintah daerah melakukan langkah mitigasi agar kualitas layanan publik tetap terjaga.

Mustofa menekankan pentingnya koordinasi dan advokasi kepada pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi untuk memperjuangkan kembali alokasi dana yang mengalami penurunan.

“Kami minta OPD terkait melakukan langkah advokasi. Jangan sampai penurunan transfer ini membuat program strategis daerah berhenti,” ujarnya.

DPRD turut menyoroti penurunan sejumlah komponen dana transfer, terutama Dana Desa dan Dana Bagi Hasil (DBH). Alokasi Dana Desa (ADD) pada 2026 tercatat turun sebesar Rp38,82 miliar, dari Rp256,66 miliar pada 2025 menjadi Rp217,85 miliar.

Sementara itu, penurunan DBH terjadi di beberapa sektor, antara lain DBH Pajak Bumi dan Bangunan yang berkurang Rp58,43 miliar, DBH Pajak Penghasilan Pasal 21 turun Rp9,50 miliar, DBH Cukai Hasil Tembakau turun Rp8,53 miliar, serta DBH Minyak Bumi yang turun Rp66,62 miliar.

Di sisi lain, DBH kehutanan dari provisi sumber daya hutan justru mengalami kenaikan sebesar Rp385,27 juta.

Mustofa menilai, tren penurunan DBH patut menjadi perhatian serius karena selama ini DBH menjadi salah satu penopang utama pendapatan daerah.

“Kalau DBH turun besar, maka konsekuensinya harus ada penyesuaian belanja. Yang penting, jangan sampai belanja prioritas justru terpangkas,” tegasnya.

Tekanan fiskal pada 2026 juga semakin berat karena sebagian besar Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tidak lagi mendapatkan alokasi. 

Penurunan signifikan tercatat pada DAK Fisik bidang kesehatan untuk penguatan sistem kesehatan yang berkurang sebesar Rp35,52 miliar.

Untuk menutup potensi kekurangan anggaran, DPRD meminta pemerintah daerah mempercepat penguatan PAD melalui peningkatan kinerja sektor pajak dan retribusi daerah, penataan aset daerah, serta pengawasan ketat terhadap potensi kebocoran penerimaan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Ahmad Rengga Wahana Putra [MG-301]
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Blora, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.