TBC Belum Reda, Dinkes Blora Sasar 89 Lokasi Perburuan Kasus
ILUSTRASI: Penyebaran TBC. (Foto: Istimewa)

TBC Belum Reda, Dinkes Blora Sasar 89 Lokasi Perburuan Kasus

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penderita TBC dapat segera menjalani pengobatan dan mencegah penularan di masyarakat.

TIMES Blora,Kamis 3 September 2026, 14:31 WIB
141
A
Ahmad Rengga Wahana Putra [MG-301]

BLORAUpaya memburu kasus tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Blora terus dikebut. Hingga saat ini, sebanyak 881 orang telah terdeteksi positif TBC dari 6.678 warga yang menjalani pemeriksaan.

Pemerintah Kabupaten Blora (Pemkab Blora) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora pun terus memperluas penemuan kasus secara aktif.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penderita TBC dapat segera menjalani pengobatan dan mencegah penularan di masyarakat.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Blora, Anton Suwoto mengatakan, dari total 881 pasien yang terdeteksi positif, sebanyak 874 orang telah dapat menjalani pengobatan selama enam bulan.

Sementara itu, tujuh pasien lainnya diketahui tidak mengonsumsi obat secara teratur.

”Kalau obat tidak dikonsumsi secara teratur, dikhawatirkan menjadi resisten. Ketika sudah resisten, pengobatannya lebih lama dan dosis obatnya lebih berat,” ujarnya, Kamis (3/9/2026).

Menurut Anton, penanganan TBC tidak berhenti pada proses pemeriksaan dan penemuan kasus. Penderita harus mendapatkan pengobatan hingga dinyatakan sembuh.

Karena itu, Dinkes Blora terus mengintensifkan penemuan kasus secara aktif di berbagai wilayah.

Mulai Juli hingga November, pemeriksaan akan dilakukan di 89 lokus melalui program Active Case Finding (ACF) TBC. Kegiatan tersebut juga akan dikombinasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Dalam setiap lokus, petugas menargetkan sedikitnya 100 orang yang berpotensi terindikasi TBC untuk menjalani pemeriksaan. Salah satu sasaran utama adalah keluarga penderita TBC.

"Mereka memiliki intensitas komunikasi dan kontak yang tinggi dengan pasien,"

Tahun ini, Dinkes Blora menargetkan penemuan 1.790 kasus TBC baru. Hingga saat ini, capaian penemuan kasus telah mencapai sekitar 49 persen dari target.

Sementara itu, capaian penemuan warga yang diduga atau terduga TBC telah mencapai 76 persen.

"Percepatan penemuan dan pengobatan diperlukan untuk mendukung target nasional eliminasi TBC pada 2030,"

Anton mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala batuk yang berlangsung dalam waktu lama.

Warga yang mengalami batuk selama dua minggu berturut-turut diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan.

”Kalau ada masyarakat yang batuk selama dua minggu berturut-turut, segera periksa ke puskesmas. Jika terindikasi TBC, segera menjalani pengobatan,” tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Ahmad Rengga Wahana Putra [MG-301]
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Blora, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.